Solidaritas itu…..

Celah itu terlalu sempit, cuma sekitar setengah meter. Tak ada keraguan sedikitpun di benakku untuk menutupnya mengingat aku unggul setengah detik dibanding motor disebelahku yang mencoba mendahuluiku lewat celah sempit antara ban depanku dan pojokan trotoar itu.Dengan kecepatan yang seirama dengan parade motor “mentok kiri” di MT haryono, aku yakin walau kemampuan bermotorku belum pulih benar, aku aman aman saja. Tapi dengan gaya ‘slingshot’-nya Fernando Alonso, motor itu nekat mendahului aku lewat celah tersebut sehingga knalpot-nya menyenggol roda depanku dan aku terjatuh.

Dengan segenap kemampuan aku usahakan agar kepalaku tidak terantuk aspal atau trotoar.Gdubrak. Motorku jatuh tapi motor yang menyenggolku tetap melaju tenang. Si Bapak sempat menoleh beberapa saat melihat aku jatuh dan kesulitan bangun karena kaki kiriku tertindih motor. Namun si Bapak berhelm merah tersebut tetap melajukan motor merahnya. Tanpa niat berhenti untuk melihat keadaanku ataupun menolongku.

Setelah beberapa kali memcoba lepas dari tindihan motor dan gagal, akhirnya aku berhasil bangun dengan bantuan seorang bapak pengendara motor yang budiman dan baik hati serta seorang Satpam Jasindo. Setelah menenangkan hati sejenak dan berterimakasih kepada para penolong-ku,aku melanjutkan perjalanan ke kantor pada awal Mei 2007 tersebut dengan jaket yang sedikit basah oleh genangan air dan lecet di telapak tangan serta lutut.

Advertisements
Explore posts in the same categories: Katarsis, Transportation

8 Comments on “Solidaritas itu…..”

  1. ryosaeba Says:

    sudah terlalu banyak orang tolol yang naik motor. gue naik motor sering banget kesenggol sama orang yang maksa nyelip, dan bahkan main mepet supaya bisa lega jalannya, padahal gue sudah setengah meter di depannya. fucking assholes.

  2. SU Says:

    hmm… kayaknya perlu regulasi pembatasan kecepatan motor nih…

    kalo sama-2 pelan kan gak mungkin saling salip atau zig-zag di jalanan.

    Atau suruh pada pake motor listrik aja yah 🙂

  3. calupict Says:

    Ya, ya. Tadi mobil gw baret sana-sini gara2 motor yang maksa lewat. Jangan salahkan mobil-mobil yang maksa lewat, bukannya apa-apa; motornya bisa lebih maksa lagi.

  4. jufri Says:

    Pengendara motor di Jakarta dan di Daerah berbeda sekali coz’ jakarta gitu lho…… terlalu banyak orang punya motor, sedangkan di daerah masih terhitung orang yang punya motor dan mikir 2 kali untuk memiliki motor.

  5. igoen Says:

    di jalan (JAKARTA) emang mesti extra hati2 boss… klo ngk nabrak kita yang di tabrak ..

  6. bimoseptyop Says:

    no pol di catet ngga?

  7. wartono Says:

    #5, yo’i boss… ikhtiar kita cuma bisa ati-2….

    #6, wah..mana sempat boss…

  8. masbeng Says:

    yaaak ilahhhhh jatoh lagi piye to kang lannganan jatoh? (mirip cassey stoner taon lalu aja) gak apa taon depan ente harus juara!…. go wartono go


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: