Digebukin Busway

busway

gambar di ambil dari sini

Jalan MT Haryono – Gatot Subroto, Jakarta, yang biasanya padat bahkan macet di beberapa lokasi terutama menjelang lampu merah dan ramp keluar tol dalam kota, seminggu belakangan ini makin bertambah macet dengan dimulainya pengecoran beton untuk jalur Busway koridor IX( Pinang Ranti – Pluit), “Pamer Paha” menurut istilah Detik.com(PAdat MERayap TanPA HArapan).Sedangkan Pinang Ranti adalah sebuah terminal kecil di sekitar Taman Mini, tepatnya dekat Pintu 2 TMII.

Bagi saya yang tiap hari harus melewati jalan utama tersebut untuk pergi-pulang kerja, dampaknya langsung terasa. Selain waktu tempuh yang makin lama, bensin juga makin boros plus badan jadi pegal-2. Puncaknya hari Senin, 24-Sept kemarin. Di perjalanan pulang dari Slipi ke Cawang, kemacetan mulai terjadi di bawah jalan layang Senayan, dan lebih apes-nya , di situ ban belakang aya kena paku (lagi). Karena saya belum bisa menuntun motor, terpaksa motor saya kendarai ke tukan tambal ban terdekat (sekitar 100 meter), di tengah kesemrawutan lalu lintas akibat kemacetan parah. Ongkos 33 ribu yg diminta tukang ban untuk ganti ban dalam dan ongkos pasang langsung saya setujui, capek kalo mest tawar menawar( di tukang tambal ban tsb ada 4 motor lain yg bernasib sama dg motor saya).

Dari tukang ban sampai rumah saya yg berjarak 10 KM, kaki kanan saya cuma bisa beristirahat di depan hotel Kartika Chandra – gedung SCTV, ( sekitar 200 Mtr), selebihnya macet dan macet.Alhasil sampai di rumah, badan saya pegal-2 kayak habis digebukin orang ( mungkin loh…, soalnya saya belum dan jangan sampai digebukin orang sih..)dan tenggorokam kering kerontang, untung Maghrib tinggal 10 menit lagi…. Tapi meski sudah dibikin susah gara-2 pembangunan jalur busway seperti ini, saya tetep mendukung pembangunan busway loh… Ayo bang Yos, maju terus, bebaskan rakyat Jakarta dari inefisiensi akibat terbuangnya waktu di jalan. Dan semoga begitu busway Koridor IX beroperasi desember mendatang, pihak TransJakarta menyediakan armada cukup banyak, sehingga calon penumpang tidak perlu menunggu bus terlalu lama, mengingat Koridor IX ini jalur “gemuk”.

Advertisements
Explore posts in the same categories: Transportation

Tags: , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

2 Comments on “Digebukin Busway”

  1. bimoseptyop Says:

    Mohon maaf lahir dan batin

  2. wartono Says:

    Minal Aidzin wal faidzim

    Taqobal Allahu Mina wa Minkum


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: